Monopoli VOC dalam Perdagangan Indonesia

Halo sobat semua dimana pun anda berada. Kali ini diblogku Ilmu Sosial aku akan kasih ilmu tentang monopoli dalam perdagangan Indonesia. Begini penjelasannya..

     Secara etimologi monopoli berasal dari bahasa Yunani, yaitu monos yang berarti sendiri dan polien yang berarti penjual. Dengan demikian, secara sederhana monopoli adalah suatu kondisi ketika hanya ada satu penjual yang menawarkan suatu barang atau jasa tertentu. Secara lebih luas, monopoli dapat diartikan sebagai penguasaan pasar yang dilakukan oleh satu orang atau sedikit perusahaan.
     Di Indonesia praktik monopoli telah belangsung sejak masa kekuasaan VOC yang ditandai dengan kegiatan monopoli perdagangan rempah-rempah, terutama di Maluku. Dalam usahanya melaksanakan monopoli, VOC menetapkan beberapa peraturan berikut.
  1. Rakyat Maluku dilarang menjual rempah-rempah selain kepada VOC.
  2. Jumlah tanaman rempah-rempah ditentukan oleh VOC.
  3. Tempat menanam rempah-rempah ditentukan pula oleh VOC.

Cengkeh merupakan salah satu rempah-rempah yang monopoli VOC
   
      Dalam melaksanakan monopoli perdagangan di Indonesia, VOC membuat beberapa strategi, termasuk itu pelayaran Hongi. Pelayaran Hongi adalah patroli dengan perahu kora-kora yang dilengkapi senjata untuk mengawasi pelaksanaan monopoli di Maluku. Selain itu, untuk mempertahankan harga rempah-rempah VOC menggunakan hak ekstirpasi. Hak ekstirpasi adalah hak VOC untuk menebang tanaman rempah-rempah agar tidak terjadi produksi berlebih yang dapat menyebabkan harga rempah-rempah merosot.
      VOC juga melaksanakan politik pecah belah (devide et impera) untuk memperlancar monopoli perdagangan di Indonesia. Dengan menerapkan politik pecah belah, VOC berharap akan terjadi permusuhan antarkerajaan. Pada saat terjadi perang antarkerajaan maupun konflik dalam kerajaan, VOC akan mendukung salah satu pihak. Setelah pihak yang didukung VOC menang, VOC akan meminta balas jasa berupa monopoli perdagangan atas daerah tertentu.
       Kebijakan monopoli ini membuat rakyat Indonesia tidak memiliki kebebasan untuk menjual hasil bumi mereka. Mereka terpaksa menjual hasil bumi mereka hanya kepada VOC meskipun VOC membeli hasil bumi rakyat dengan harga yang sangat rendah. Padahal jika rakyat menjual hasil buminya dengan pedagang lain, maka harga yang dijual akan jauh lebih tinggi. 

     Berbagai kebijakan dikeluarkan oleh VOC untuk menjalankan kekuasaannya di Indonesia. Pelaksanaan ini mendapatkan izin dari pemerintah Belanda. Pemerintah Belanda memberikan beberapa wewenang kepada VOC untuk menjalankan kekuasaan di Indonesia. Wewenang ini disebut sebagai hak oktroi, yang terdiri atas beberapa hak yaitu :
  1. Mencetak uang
  2. Memiliki angkatan perang
  3. Memerintah daerah yang diduduki
  4. Melakukan perjanjian dengan raja-raja
  5. Memonopoli perdagangan rempah-rempah
     Pada akhir abad XVIII VOC mengalami kemunduran. Kemunduran tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Yaitu banyak pegawai yang korupsi, banyak pegawai yang tidak cakap/terampil, VOC sering terlibat perang yang mengeluarkan banyak biaya, VOC terlilit banyak hutang, serta timbulnya perlawanan diberbagai daerah Indonesia. Akhirnya, pemerintah Belanda mengambil alih saham VOC dan resmi membubarkan VOC pada tanggal 31 Desember 1799.

Ilustrasi korupsi yang menyebabkan VOC mundur

     Demikian penjelasan singkat mengenai monopoli VOC dalam perdagangan Indonesia. Lebih dan kurang saya mohon maaf. Semoga materi ini bermanfaat bagi kita semua. Sekian, terima kasih. Wassalam
Read More

Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

Halo sobat semuanya dimana pun anda berada. Di blogku Ilmu Sosial kali ini aku akan kasih ilmu tentang latar belakang kedatangan bangsa-bangsa barat ke Indonesia.

     Setelah bangsa Turki Utsmani berhasil menguasai Konstantinopel, perdagangan antara bangsa-bangsa Barat dan para pedagang Asia Barat terputus. Kondisi tersebut mendorong bangsa-bangsa Barat berusaha mencari daerah penghasil rempah-rempah melalui penjelajahan samudra. Kegiatan penjelajahan samudra mencari daerah penghasil rempah-rempah dilatarbelakangi beberapa faktor. 

Adapun faktor-faktor yang melatarbelakangi kedatangan bangsa-bangsa Barat ke Indonesia sebagai berikut. 

1. Indonesia memiliki sumber daya yang melimpah, termasuk rempah-rempah
     Kondisi alam Indonesia berbeda dengan negara-negara di kawasan Eropa. Pengaruh lokasi menyebabkan perbedaan iklim dan kondisi tanah di Indonesia dan Eropa. Kondisi tersebut, tentunya menyebabkan hasil bumi yang dimiliki Indonesia dan Eropa berbeda. Kondisi Indonesia yang beriklim tropis membuat negara Indonesia banyak ditumbuhi berbagai tanaman. Termasuk didalamnya kekayaan rempah-rempah Indonesia. Sementara itu, Eropa beriklim subtropis dengan empat musim, yaitu panas, dingin, semi, dan gugur. Hal ini menyebabkan hanya beberapa tumbuhan yang dapat tumbuh di wilayah Eropa. Dapat disimpulkan bahwa bangsa-bangsa Barat sangat membutuhkan rempah-rempah. Tapi itu semua untuk apa ? Begini..
     Rempah-rempah merupakan komoditas perdagangan yang diminati oleh banyak bangsa Barat. Rempah-rempah memiliki banyak manfaat bagi bangsa-bangsa Barat. Bagi bangsa-bangsa Barat, repah-rempah digunakan sebagai bahan obat, pengawet makanan, dan penghangat tubuh. Itu semua perlu karena kondisi iklim yang dimiliki bangsa Eropa yaitu iklim subtropis, yang didalamnya ada musim dingin. Berkaitan dengan hal ini mereka menggunakan rempah-rempah untuk bahan obat dan penghangat tubuh. Oleh karena itu rempah-rempah menjadi daya tarik bangsa Barat untuk datang ke Indonesia.

Ilustrasi rempah-rempah yang dimiliki Indonesia

2. Motivasi 3G (Gold, Glory, dan Gospel)
     Gold, Glory, dan Gospel (3G) merupakan semboyan yang memotivasi penjelajahan samudra bangsa-bangsa Barat. Motivasi 3G ini mendorong setiap negara Eropa berlomba-lomba menunjukkan eksistensi negaranya. 
     Gold berarti emas yang menggambarkan kekayaan. Artinya bangsa-bangsa Eropa datang ke Indonesia untuk mencari segala bentuk kekayaan. Glory berati kejayaan, karena setelah mendapatkan kekayaan tentu kejayaan akan tercapai pula. Artinya bangsa-bangsa Eropa datang ke Indonesia untuk mendapatkan kejayaan agar negaranya dipandang oleh negara lain. Sedangkan Gospel berarti penyebaran agama Nasrani. Artinya selain mencari kekayaan dan kejayaan, bangsa-bangsa Barat datang ke Indonesia untuk menyebarkan ajaran agama Nasrani. Menyebarkan ajaran agama Nasrani dianggap sebagai tugas mulia.

Ilustrasi Gold sebagai simbol kekayaan

3. Revolusi Industri
     Revolusi Industri adalah perubahan secara menyeluruh dalam proses produksi yang ditandai dengan penggunaan mesin-mesin dalam kegiatan produksi. Proses produksi yang semulanya menggunakan tenaga manusia dan hewan, kini beralih menggunakan tenaga mesin. Penggunaan mesin dalam proses produksi menyebabkan kegiatan produksi menjadi lebih efektif dan efisien.
     Revolusi Industri dipicu oleh berbagai penemuan penting seperti mesin uap, kompas, dan mesin pemintal. Penggunaan mesin uap, sebagai mesin kapal merupakan teknologi baru saat itu. Dengan menggunakan mesin uap, perjalanan yang ditempuh menjadi lebih pendek. Berbagai penemuan tersebut mendorong bangsa-bangsa barat melakukan perkembangan industri. Akibatnya, bangsa-bangsa Barat semakin gencar melakukan penjelajahan samudra guna menemukan daerah baru untuk kepentingan industri.

Ilustrasi mesin uap

4. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
     Bangsa-bangsa Barat saat itu telah mampu membuat kapal-kapal besar yang mampu mengarungi samudra. Kapal-kapal yang dibuat dilengkapi dengan kompas sehingga dapat mengurangi resiko tersesat. Selain itu, kapal yang dibuat telah dilengkapi dengan layar besar untuk memanfaatkan sistem angin. Berbagai perkembangan tersebut mendorong bangsa-bangsa Barat melakukan penjelajahan samudra hingga sampai ke Indonesia.

Ilustrasi kapal layar yang digunakan untuk mengarungi samudra

Jadi, dapat disimpulkan bahwa faktor yang melatarbelakangi kedatangan bangsa Barat ke Indonesia yaitu :
  1. Indonesia kaya dengan rempah-rempah.
  2. Motivasi 3G (Gold, Glory, dan Gospel).
  3. Kepentingan Revolusi Industri.
  4. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Mudah kan ? Itulah yang menjadi faktor melatarbelakangi bahwa bangsa-bangsa Barat datang ke Indonesia. Sekian penjelasan ini dari saya, semoga artikel ini bermanfaat. Terimakasih.
Read More

Faktor Pendorong dan Penghambat Kerja Sama Antarnegara ASEAN

Halo sobat semuanya dimanapun anda berada. Di blogku Ilmu Sosial ini aku akan kasih kalian ilmu tentang faktor-faktor pendorong dan penghambat kerja sama antarnegara Asean. 

     ASEAN merupakan organisasi internasional yang bersifat kawasan atau regional. ASEAN terdiri dari atas sepuluh negara yang terletak di kawasan Asia Tenggara. Dengan demikian, dapat disimpulkan  kerja sama antar negara adalah upaya menjalin hubungan dua negara atau lebih dengan tujuan mencapai suatu kesepakatan sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Kerja sama antarnegara terjadi karena beberapa faktor sebagai berikut.

Ilustrasi kerja sama antarnegara

a. Faktor Pendorong

   1. Persamaan dan Perbedaan Sumber Daya Alam
       Negara-negara ASEAN terletak  di kawasan yang sama. Meskipun demikian, setiap negara memiliki potensi alam berbeda-beda. Perbedaan ini menyebabkan terjadinya interaksi antarnegara yang saling membutuhkan. Misalnya Thailand merupakan penghasil beras utama di Asia, sedangkan Indonesia penghasil kayu. Indonesia melakukan impor beras Thailand. Sebaliknya, Thailand  memerlukan komoditas kayu  untuk berbagai keperluan.
       Persamaan sumber daya alam juga menjadi dasar terjadinya kerja sama antarnegara. Misalnya, persamaan sebagai penghasil beras. Dengan adanya persamaan ini, dibentuk organisasi bersama dalam bidang pengelolaan beras secara terpadu.

    2. Persamaan dan Perbedaan Wilayah
          Setiap negara memiliki kondisi wilayah yeng berbeda. Disisi lain, negara di ASEAN memiliki letak geografis yang sama. Sama-sama berada di kawasan Asia Tenggara. Kondisi ini mendorong negara-negara tersebut menjalin kerja sama untuk menjaga stabilitas dan kawasan Asia Tenggara.

   3. Perbedaan Perkembangan Teknologi
        Perkembangan teknologi di setiap negara memang berbeda. Ada yang berkembang dengan pesat, bahkan masih ada yang belum mengenal teknologi sepenuhnya. Dengan demikian, perlu kerja sama dalam bidang teknologi. Negara dengan teknologi sederhana dapat memenuhi kebutuhan teknologi tinggi dengan mengimpor peralatan teknologi dari luar negeri.

   4. Perbedaan dan Persamaan Budaya
       Budaya merupakan salah satu cirim khas dari setiap negara. Persamaan budaya antarnegara menjadi pendorong kerja sama di bidang budaya. Salah satu  budaya yang berkembang di Indonesia adalah budaya Melayu. Beberapa negara ASEAN lain juga memiliki budaya sama seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Persamaan ini mendorong adanya kerja sama dalam melestarikan budaya melayu.

Perbedaan perkembangan teknologi menjadi faktor pendorong kerja sama

b. Faktor  Penghambat

   1. Bencana
         Bencana dapat berupa bencana karena faktor alam maupun faktor manusia sendiri. Bencana alam disebabkan karena proses alam yang tidak seimbang, seperti gempa dan gunung meletus. Adapun bencana karena faktor manusia yaitu kerusuhan dan peperangan. Dari kedua bencana tersebut menyebabkan kondisi negara kurang aman dan tidak stabil. Oleh sebab itu, kegiatan kerja sama antar negara dapat terhambat.

   2. Ideologi Negara
       Ideologi merupakan sebuah dasar pokok pandangan hidup suatu negara, misalnya Indonesia berideologi Pancasila. Setiap ideologi memiliki cara pandang yang berbeda. Dengan demikian, ideologi memengaruhi kebijakan di suatu negara. Jika terjadi perbedaan pandangan dan kepentingan seperti ini, dapat mengambat kerja sama antar negara.

   3. Kebijakan Politik
       Perbedaan kebijakan dapat bersinggungan dengan kepentingan kerja sama. Tujuan kerja sama bisa saja tidak sesuai dengan kebijakan politik suatu negara.  Jika dampaknya membahayakan atau tidak bermanfaat, maka kerja sama tidak akan dilakukan.

   4. Perbedaan Kepentingan
       Setiap negara memiliki kepentingan pada masa depannya. Kepentingan tersebut bisa saja bertolak belakang maupun bersinergi. Perbedaan kepentingan itulah yang menghambat kerja sama.

   5. Perbedaan Mata Uang
       Mata uang merupakan alat tukar perdagangan. Perbedaan mata uang terletak pada nilai tukar mata uang. Misalnya Singapura mengekspor barang elektronik dengan Indonesia. Dengan demikian negara Indonesia harus membayar dengan mata uang Singapura. Jika nilai tukar rupiah terhadap dolar Singpura lebih rendah, pemerintah akan mengelurkan anggaran lebih banyak. Berkaitan dengan ini, perlu kestabilan kurs mata uang asing. Jika kurs mata uang asing di negara-negara ASEAN tidak stabil, kerja sama  antarnegara dapat terhambat. 

Perbedaan mata uang menjadi faktor penghambat kerja sama

Demikian, faktor pendorong dan faktor penghambat kerja sama antar negara ASEAN. Lebih dan kurang saya mohon maaf. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat semua. Sekian, terima kasih.
Read More

Alasan Mengapa di Asia Tenggara Banyak Gunung Api Aktif

Halo sobat semuanya dimana pun anda berada. Kali ini di blogku Ilmu Sosial aku akan kasih kalian ilmu mengenai mengapa di kawasan Asia Tenggara terdapat banyak gunung api yang aktif. Begini penjelasannya...

     Aku akan menjelaskan terlebih dahulu tentang bagian wilayah Asia Tenggara. Kawasan Asia Tenggara terdiri dari 11 Negara. Yaitu Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Filipina, Thailand, Kamboja, Myanmar, Laos, Vietnam, dan Timor Leste. Dari kesebelas negara ini tentunya memiliki perbedaan kenampakan alamnya. Ada yang banyak gunung seperti Indonesia dan Filipina, bahkan ada negara yang tidak memiliki kenampakan alam laut yaitu Laos. Letak geografis wilayah Asia Tenggara berada diantara dua benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia serta dua samudra yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.
    Berdasarkan posisi geografisnya, kawasan Asia Tenggara terletak pada 28° LU-11° LS dan 93° BT-114° BT. Sebagian besar wilayah negara-negara di Asia Tenggara terletak dibagian belahan bumi utara dan berada pada lintang rendah. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian besar negara di Asia Tenggara beriklim tropis. Wilayah Myanmar bagian utara merupakan satu-satunya negara yang beriklim subtropis.

Lalu mengapa di Asia Tenggara banyak gunung api aktif ?

      Begini, kawasan Asia Tenggara dilalui oleh dua jalur pegunungan muda, yakni Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Sirkum Pasifik ini dimulai dari Pegunungan Andes di Amerika Selatan, kemudian melalui Pegunungan Rocky di Amerika Utara, lalu ke negara Jepang, Filipina, sampai ke Indonesia melalui Pulau Sulawesi. Sedangkan Sirkum Mediterania dimulai dari Pegunungan Alpen di Eropa, kemudian melalui Pegunungan Himalaya di Asia, hingga memasuki wilayah Indonesia dari Pulau Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku.
    Kawasan Asia Tenggara juga dilalui oleh 3 lempeng, yaitu lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Pasifik. Lempeng-lempeng ini dapat bergerak dan berinteraksi dengan antar lempeng lainnya. Apabila satu lempeng dengan lempeng lainnya saling bertabrakan, maka akan membentuk sebuah pegunungan (convergent). Jika antar lempeng saling menjauhi maka akan membuat sebuah patahan atau retakan yang akan mengakibatkan gempa (divergent).
       Dengan kata lain, kawasan Asia Tenggara dilalui oleh rangkaian gunung api yang dikenal dengan istilah Cincin Api Pasifik (Ring of Fire). Cincin Api Pasifik merupakan pusat gempa dan rangkaian gunung berapi di sekitar Samudra Pasifik. Hampir 90% pusat gempa dan gunung berapi berada di sepanjang Cincin Api Pasifik. Oleh karena itu, wilayah Asia Tenggara seperti Indonesia dan Filipina sering terjadi gempa dan meletusnya gunung berapi.

Ilustrasi gambar gunung api aktif

          Dapat disimpulkan bahwa kawasan Asia Tenggara banyak gunung api aktif, yaitu :
  1. Kawasan Asia Tenggara dilalui oleh dua jalur pegunungan, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania.
  2. Kawasan Asia Tenggara juga dilalui oleh 3 lempeng, yaitu lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik.
  3. Dengan kata lain, kawasan Asia Tenggara berada pada kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire).
Mudah kan ? Itulah alasan mengapa di kawasan Asia Tenggara banyak gunung api aktif. Semoga dengan blog ini dapat membantu anda dalam belajar. Sekian dari saya, terima kasih.
Read More

Alasan Brunei Negara Terkaya

Hallo sobat semua. Di blogku Ilmu Sosial ini aku akan menjelaskan mengapa negara Brunei Darussalam menjadi negara terkaya di Asia Tenggara. Langsung saja disimak ya..

      Aku akan jelaskan terlebih dahulu mengenai negara Brunei Darussalam. Negara Brunei Darussalam merupakan negara yang terletak di sebelah Pulau Kalimantan bagian Utara. Negara Brunei Darussalam memiliki luas wilayah sekitar 5.770 km2. Wilayah negara Brunei Darussalam terbagi menjadi dua wilayah yaitu wilayah timur dan barat.  Kedua wilayah tersebut dipisahkan oleh negara Malaysia. Posisi geografis Brunei Darussalam pada 4° LU-5° LU dan 114° BT-115° BT. Disebelah utara negara Brunei Darussalam berbatasan dengan Laut Cina Selatan. Sementara itu, di sebelah selatan, barat, dan timur berbatasan dengan Negara Malaysia. Posisi geografisnya yang dekat dengan garis khatulistiwa menyebabkan negara Brunei Darussalam beriklim tropis dengan suhu rata-rata 27° C. 
        Wilayah Brunei Darussalam berbentuk seperti kantong  yang terbagi dua bagian. Wilayah bagian timur lebih sempit dibandingkan wilayah pada bagian barat. Wilayah pada bagian timur didominasi oleh kenampakan daratan bergunung-gunung dengan ketinggian rata-rata 1.000 m dpl. Bukit Pagong merupakan puncak tertinggi di wilayah ini. Sedangkan pada wilayah bagian barat didominasi oleh dataran rendah. Daerah pantai di wilayah in berupa rawa dan hutan bakau.

Lalu, mengapa negara Brunei Darussalam mampu menjadi negara terkaya di Asia Tenggara ?

         Negara Brunei Darussalam terkenal dengan negara terkaya karena dinegara Brunei Darussalam memiliki pendapatan nasional yang tinggi. Keuangannya lebih baik dari pada negara lainnya. Di negara Brunei Darussalam juga telah memiliki beberapa pembangunan yang maju. Negara Brunei Darussalam dilengkapi berbagai sarana dan prasarana yang memadai. Selain itu, negara Brunei Darussalam memiliki hasil tambang yang melimpah berupa minyak bumi dan gas alam. Hasil tambang tersebut dapat dijual dan diekspor untuk menambah devisa negara. Oleh karena itu, negara Brunei Darussalam menjadi negara terkaya di Asia Tenggara. 

Ilustrasi penambangan minyak bumi di Brunei Darussalam
     
          Dapat disimpulkan bahwa negara Brunei Darussalam menjadi kaya karena :
  1. Negara Brunei Darussalam memiliki pendapatan nasional yang tinggi.
  2. Negara Brunei Darussalam memiliki beberapa pembangunan yang telah maju.
  3. Yang utamanya, negara Brunei memiliki hasil tambang berupa gas alam dan minyak bumi yang melimpah. 
Mudah kan ? Itulah alasan yang menjadikan negara Brunei Darussalam menjadi negara kaya di Asia Tenggara. Sekian penjelasan ini dari saya, semoga bermanfaat bagi semua. Terimakasih.
Read More

Alasan Mengapa Laos disebut Sebagai The Land Locked Country

Halo sobat Indonesia. Kembali lagi di blogku Ilmu Sosial. Kali ini aku akan kasih ilmu tentang mengapa negara Laos disebut sebagai The Land Locked Country ? Langsung saja disimak ya..

        Aku akan ceritakan terlebih dahulu mengenai negara Laos. Negara Laos merupakan negara daratan di bagian Semenanjung Indocina. Berdasarkan posisi geografisnya negara Laos memiliki iklim tropis. Bentang alam Laos didominasi dengan deretan pegunungan yang diselimuti hutan tebal. Berdasarkan letak astronomisnya pula, Laos berada pada 14° LU-22° LU dan 100° BT-103° BT. Negara Laos berbatasan langsung dengan Vietnam disebelah Timur, Tiongkok disebelah Utara, Myanmar dan Thailand berbatasan disebalah Barat, serta Kamboja di sebelah Selatan. Dilihat dari letak astronomisnya ini negara Laos tidak berbatasan langsung dengan perairan. Bukan berarti negara Laos tidak memiliki perairan. Ada sungai yang mengalir di wilayah negara Laos yaitu Sungai Mekong.
         Sama seperti negara Asia Tenggara lainnya, negara Laos beriklim tropis. Suhu rata-rata mencapai 26-28° C. Kenampakan alam yang terdapat di Laos yaitu didominasi oleh deretan pegunungan dengan hutan yang lebat. Selain pegunungan, negara Laos memiliki dataran rendah dan dataran tinggi. Contoh dataran rendah yaitu pada bagian barat Pegunungan Cordillera Annam.

Ilustrasi pemandangan Laos yang berupa daratan

Lalu, apa yang membuat negara Laos dijuluki The Land Locked Country ?
     
          Dilihat dari nama julukannya, Land yang berarti tanah, Locked yang berarti terkunci dan Country yang berarti negara. Jadi dapat disimpulkan sebagai "Tanah yang terkunci dan terkepung oleh lima negara". Negara apa saja yang mengepung Laos, yaitu negara Vietnam,  China, Myanmar, Thailand, dan Kamboja. Artinya negara laos berada pada bagian tengah-tengah yang dikelilingi oleh daratan. Karena terkepung oleh lima negara tadi, negara Laos tidak berbatasan langsung dengan perairan seperti Laut. Jadi, secara harfiah negara Laos tidak dapat mengembangkan sektor perikanan laut.

          Jadi, dapat disimpulkan bahwa alasan Laos disebut sebagai The Land Locked Country yaitu :
  1. Negara Laos terkunci dan terkepung oleh lima negara yaitu, Vietnam, China, Myanmar, Thailand, dan Kamboja.
  2. Negara Laos terkepung oleh daratan, jadi negara Laos tidak memiliki perbatasan langsung dengan perairan seperti Laut.
Mudah kan ? Itulah alasan mengapa negara Laos disebut dengan The Land Locked Country. Sekian dari saya, semoga artikel ini bermanfaat.
Read More

Alasan Mengapa Thailand sebagai Lumbung Padi Asia Tenggara

Halo sobat Indonesia. Kembali lagi di blogku Ilmu Sosial. Kali ini aku akan beri ilmu tentang mengapa Negara Thailand sebagai Lumbung Padi Asia Tenggara. Langsung saja disimak yuk...

        Aku akan ceritakan dahulu tentang negara Thailand. Negara Thailand merupakan sebuah negara yang berbentuk kerajaan di wilayah negara ASEAN. Selama ratusan tahun negara Thailand dikenal sebagai Siam. Dalam bahasa asli Thailand disebut sebagai Muang Thai yang berarti tanah kebebasan atau negeri orang merdeka. Artinya apa ? Julukan ini diberikan karena negara Thailand menjadi satu-satunya di ASEAN yang tidak pernah dijajah oleh negara lainnya. Letak geografis negara Thailand berada pada 6° LU-20° LU dan 98° BT-116° BT. Berbatasan langsung dengan Laos dan Myanmar pada bagian Utara, Malaysia dan Teluk Siam di Selatan, Laos dan Kamboja di Timur, serta Myanmar dan Laut Andaman di barat. Luas wilayah Thailand sekira 514.000 km2. Bentang alam di Thailand dibagi menjadi daerah pegunungan utara, Plato Khorat, dataran rendah bagian tengah, lembah dan perbukitan tenggara, serta Tanah Genting Kra.

Ilustrasi pemandangan sawah di Thailand

Apa yang menjadi faktor negara Thailand sebagai Lumbung Padi Asia Tenggara ?

        Karena negara Thailand menjadi penghasil padi dan beras terbesar di wilayah Asia Tenggara. Selain padi, hasil pertanian di Thailand juga banyak, seperti karet, jagung, kopra, tebu, ketela pohon, dan tembakau. Hasil pertanian ini menjadi komoditas ekspor tertinggi negara Thailand. Kondisi ini didukung oleh iklim tropis negara Thailand dengan suhu rata-rata di daerah Selatan sekira 27° C, dan bagian utara 15° C. Musim hujan di Thailand berlangsung pada bulan Mei hingga September. Curah hujan rata-rata di Thailand sekira 2.000 hingga 3.000 mm. Sementara itu, musim kemarau terjadi pada bulan November hingga Februari. Selain itu, negara Thailand memiliki kondisi keruangan yang beranekaragam dengan didominasi daerah yang subur, salah satunya yaitu lembah Sungai Chao Phraya yang mengalir ke Teluk Thailand.

          Dapat kita simpulkan bahwa faktor negara Thailand dijuluki sebagai Lumbung Padi Asia Tenggara yaitu :
  1. Negara Thailand menjadi penghasil padi dan beras terbesar di Asia Tenggara.
  2. Hasil pertanian ini menjadi komoditas ekspor tertinggi bagi negara Thailand.
  3. Iklim tropis yang menjadikan hasil pertanian lebih banyak.
  4. Memiliki lembah subur, sehingga hasil pertanian dapat tumbuh dengan subur, salah satunya pada lembah Sungai Chao Phraya yang mengalir ke Teluk Thailand. 
Mudah kan ? Itulah faktor yang membuat negara Thailand dijuluki sebagai Lumbung Beras Asia Tenggara. Sekian dari saya, terima kasih.
Read More